Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

Prihatin: Gizi Anak Papua, Kurang di Perhatikan dengan Baik dan Benar 0 Comments

By Kabar Mapegaa
Sunday, March 10, 2013 | Posted in


Ilustrasi@ (foto: google.com)
Ketika mengalami pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Tentunya akan memengaruhi pada tingkat intelektualnya dan jasmaninya. Akan hal ini, Karena dipengaruhi oleh makan-makanan yang kurang bergizi. Ini merupakan salah satu bagian dari hidup, dimana makanan bergizi akan memengaruhi semua organ pada tubuh manusia. Terutaman kepada anak-anak yang masih berkembang beranjak menjadi dewasa.

Kadangkalah, orang (anak-anak) mengalami ganggung pada intelektual. Bisa jadi, diakibatkan dari susahnya mendapatkan ilmu dari sekolah. Karena memikirkan hal itu, terus-menerus. Akibatnya daya pemikirannya menjadi lemah dan daya tangkap pun  menjadi lemah. Dan bisa juga, di sebabkan, dari tingkat makanan yang bergizi. Karena kurang diperhatikan hal itu, akibatnya daya tangkap dan daya ingat pun akan semakin lemah pula. Bisa dibaca di website : www.tabloidjubi.com atau kilk http://z.tabloidjubi.com/index.php/2012-10-23-00-07-55/pendidikan-kesehatan/1459-kilas-balik-fenomena-kurang-gizi-di-papua. yang mana membicarakan mengenai kilas balik fenomena kurang gizi di papua

Oleh karena itu,  banyak anak papua yang mengalami hal seperti itu. Tingkat intelektualnya dan jasmaninya, masih sangat lemah. Ini disebabkan dari tingkat gizi yang kurang diperhatikan. Karena kurang diperhatikan dengan baik dan benar. Akibatnya daya ingat dan daya tangkap pun ikut lemah.
Disisi lain, banyak anak papua yang terlantar dengan begitu saja. Tanpa ada orang yang mau memerhatikan anak-anak papua terhadap kehidupan mereka. Terutama anak-anak papua, yang hidupnya hanya jalan, jalan, dan jalan saja. Tidak ada satu kegiatan pun yang mereka lakukan. Baik kegiatan yang halal maupun yang tidak halal.

Karena dibiarkan dengan begitu saja. Terlihat tubuh dan badan mereka pun, sangat tidak baik. Hal ini, disebabkan karena kurang ada perhatian dari berbagai elemen, pemerintah dan lembaga-lembaga khusus yang menangani hal demikian. Dan terlebih khusus kepada  orang tua sebagai penggerak  motor dalam keluarga.

Orang tua menjadi penggerak utama. Karena orang tua sebagai motor penggagas dalam keluarga. Dimana orang tua yang lebih tahu, kelemahan dan kelebihan dalam keluarga. Kadang anak tidak betah tinggal dengan orang tua. Karena tidak dipenuhi keinginannya. Akibat dari itu, anak akan berusaha untuk melepas diri dari keluarga.  Pergi mencari kehidupan sendiri, pergi ke alamnya sendiri. Entah di alam yang buruk atau baik.

Akan hal itu, akan menjadi keluarga yang tidak harmonis. Anak akan hilang namanya dalam keluarga. Akan semakin tidak mengenal dengan keluarganya. Akibatnya, diujung-ujungnya akan menimbulkan kekerasan di dalam keluarga dengan kategori kekerasan keluarga.

Dan juga, karena terlepas dari keluarga. Anak tidak akan bisa lakukan apa-apa. Sudah pasti akan jalan ke tempat yang salah. Pergi mengomsumsi makanan yang sifatnya tidak ada gizinya, akan hal demikian, anak akan mengalami daya ingat dan daya tangkap yang sangat lemah nantinya.

Hal ini, yang perluh diperhatikan dengan baik dalam keluarga. Karena keluarga merupakan landasan utama dan terutama dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik. Kelebihan dan kekurangan hanya dimasing-masing keluarga yang mengetahuinya.

Oleh sebab itu, gizi pada anak sangat dibutuhkan bagi tubuh dan intelektual anak. Dengan demikian, keluarga menjadi alat penggerak dalam memberikan makanan yang sifatnya bergizi kepada anaknya. Sehingga, kelak anak akan merasakan betapa indahnya, makanan yang anaknya makan akan memengaruhui pada intelektualnya dan jasmaninya.

Dengan demikian, anak-anak papua. Karena mengalami penurun pada  intelektualnya dan jasmaninya. Sangat mengharapkan makanan yang sifatnya bergizi. Hal ini, bukan keluarga saja yang menanggung semuanya. Namun, pemerintah pun juga, turut berpartisipasi di dalam memberikan bantuan makanan yang bergizi.  Ini adalah tanggung jawab pemerintah juga dalam membenahi anak-anak bangsa papua. Kelak anak-anak papua yang nantinya menggantikan posisi-posisi bapak/ibu sekalian. 

Penulis: Alexander Gobai

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "Prihatin: Gizi Anak Papua, Kurang di Perhatikan dengan Baik dan Benar"

Music (Suara Kriting)

Followers