Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

PEMAIN DARI WILAYAH ADAT “ME PAGO” KEMBALI MEMPERKUAT TIM PERSIPURA (MPEMAIN DARI WILAYAH ADAT “ME PAGO” KEMBALI MEMPERKUAT TIM PERSIPURA (MUTIARA HITAM) 1 Comments

By WEST PAPUA
Wednesday, October 10, 2012 | Posted in ,


Kali ini seorang yang disebut-sebut belakangan ini dengan nama sapaan Ricky Kayame yang berasal dari Klub Koteka Putra FC, seorang dari suku Mee ini menampilkan performanya di depan pelatih Jacson F. Tiago dengan kepercayaan dirinnya yang tinggi sehingga pelatih memposisikan dirinya sebagai pemain tetap Persipura Jayapura. Ia dipilih menjadi Striker persipura berpasangan dengan Boaz Sallosa mulai putaran ISL tahun ini. Via Phone, Koresponden mengatakan; “Seleksi ini dilakukan pada 09/10/’12 di hotel Relat Jayapura, untuk menyeleksi 5 pemain tetap dari 13 pemain yang terdaftar. Akhirnya Ricky terpilih sebagai Striker selain 4 pemain lain yang tidak disebutkan namanya”, papar Abeth A. Youw.

Salah seorang yang berasal dari masyarakat Mee ini dibekali dengan pandangan dan falsafah suku Mee dengan ciri khas kebersamaan, kesatuan dan persatuan ysang begitu tinggi, kadang disisihkan oleh suku bangsa lain tetapi mereka selalu mengusahakan kehidupan yang etis dan mengajak seluruh kapasitas Papua harus bangkit untuk menentukan haknya sendiri tanpa mempedulikan system apapun yang berjaya di negrinya.

Dengan lahirnya kaum penggalak di lapangan hijau dari berbagai pelosok Tanah Papua, cenderung membangkitkan gairah perjuangan hidup yang tinggi. Record pada kualifikasi piala Asia (LCA) menimbulkan sebuah prakmatis dilemah bagi RI tetapi adalah sebuah Fhigt bagi Papua, maka bagi KONI muncul pandangan kecemburuan dalam olaragah nasional Indonesia, bahwa adanya indikasi kecurigaan bila Persipura lolos LCA maka akan beralih kepada issue politik di kanca internasional. Hal ini diungkap oleh pengamat bola Indonesia berkoalisi dengan pengamat politik pada perkembangan pertandingan pra-kualifikasi antara Persipura Vs Adelaide FC, Ausie, yang mana rakyat Papua di Australia menaikan bendera Bintang Kejora dan RMS hingga terlihat jelas pada penayangannya.

Selain bakat sepak bola atau olaraga lainnya, generasi Papua sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa untuk menantang dunia. Hal ini bisa terlihat jelas ketika rakyat Papua memiliki peluang berkembang, maka prestasi yang diraih pun tidak main-main. Seprti yang kita saksikan bersama; George Sah meraih Nobel “The best of physical” di Swedia tahun 2007/8 lalu, Adapun prestasi nasional yang banyak hingga tidak pernah diberi peluang aksesibitas “Go International Competition”. Sangat di sayangkan bahwa perilaku pemerintah yang selalu menutup peluang perkembangan bagi warga asli Papua, karena inpirasi situasi masa kini akan menunjukan perubahan pada masa mendatang berdasarkan nurani sebuah bangsa yang tertindas.

Bagi seluruh warga asli Papua, segerah kapasitasi berbagai kemampuanya untuk menopang jiwa nasionalisme bangsa Papua demi kemajuan dan kemandirian bangsa Papua. Hal-hal yang bias dilakukan adalah saling memberikan peluang dan membiayai generasi dalam hal penguasaan English (bahasa Inggris) sebagai bahasa perjuangan, Net Working sebagai upaya kerja sama di jejaringan social maupun secara langsung dengan bekal negosiasi praktis, selundupkan pelajar dan mahasiswa keluar negri untuk belajar strategi dan management Resolusi konflik atas sengketa tanah Papua oleh RI. Para pejabat Papua berhak dan wajib mengusahakan dan berbicara tentang hak-hak dasar bangsa Papua. (Abet/Poyai)


Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

1 komentar for "PEMAIN DARI WILAYAH ADAT “ME PAGO” KEMBALI MEMPERKUAT TIM PERSIPURA (MPEMAIN DARI WILAYAH ADAT “ME PAGO” KEMBALI MEMPERKUAT TIM PERSIPURA (MUTIARA HITAM) "

Music (Suara Kriting)

Followers