Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

DI PAPUA: INFORMEN KOLONIAL INDONESIA, DI KUTUK MELALUI RITUAL 1 Comments

By WIYAI PAPUA
Saturday, March 8, 2014 | Posted in , , , ,

PAPUA, Malanesian - Beberapa hari lalu, masyarakan di salah satu kampung di wilayah Adat Mee-Pagoo, Papua, membuat ritual  sebagai bentuk kutukan terhadap informen-informen colonial Indonesia yang selalu membocorkan informasi yang bersifat rahasia, dan pejabat Papua yang terlibat dalam korupsi, bahkan Informen-informen yang memata-matai aktivis pejuan Papua Barat dalam pergerakan.

Hal itu disampaikan oleh salah satu masyarakat yang berdomisili di wilayah adat Mee-Pago, namanya diminta rahasiakan, kepada media ini, melalu handphone , Jumat, (8/3) Pagi tadi.

Kepada, malanesia, Dia mengatakan,  Setiap kali kami melaksanakan kegiatan yang bersifat rahasia selalu dibocorkan, akhirnya kami selalu dipantau oleh militer dan Badan Intelijen Indonesia (BIN) yang bertugas di Papua, “Pada hal kami tidak bersalah apa-apa, tapi hanya karena bersuara demi menegakan keadialan dan kebenaran di tanah Papua “ Katanya.

Untuk itu, Lanjutnya, Kami buat ritual ini untuk mengutuk. “Sebab kami tidak suka hidup dan tinggal bersama para pengkhianat-pengkhianat atau Yudas-yudas yang merajalela di Papua. Lanjutnya, ritual yang kami buat, mencakup dari Sorong hingga Merauke. 

“Orang Papua tetapi hatinya lebih Indonesia itu, harus dimusnakan dari tanah Papua !! karena mereka itu menghambat perjuangan suci rakyat bangsa Papua, “Pungkasnya.

Untuk itu, “jangan ada gerakan tambaham lagi, jika ada gerakan tambahan, enam ekor ular mengejarmu bahkan hiduppun di kelilingi enam ekor ular tersebut hingga meninggal dunia, “Tegasnya.

“Kami harap kepada masyarakat di tujuh wilayah adat di Papua, harus mendorong hal ini dan/atau membuat ritual seperti itu. Sebab ini sebuah fakta yang sedang terjadi di tanah Papua, namun akhirnya banyak orang Papua menjadi informen colonial Indonesia, “Ujarnya.

Sebab, keberadaan mereka, bagikan duri dalam dagin orang Papua, dan kami juga jangan heran jika selama ini terjadi perpecahan diantara kami, karena semua diciptakan oleh oknom-oknom tersebut. “Tapi syukur, perjungan rakyat bangsa Papua terus hidup dari generasi-ke generasi  hingga saat ini.

Selain itu, Dia mengatakan, Para koruptor di Papua juga “kami akan buat ritual pada bulan depan” Sebab korupsi di kalangan pejabat di tanah Papua semakin meningkat,  bahkan pejabat Papua juga ikut menindas rakyat Papua yang tidak bersalah dengan system Kolonial Indonesia.

Kami semua sudah tahu, Kata Dia,  Daerah terkorup terbesar di Indonesia itukan di Papua, tetapi oknom yang diduga  belum pernah di tindak lanjuti secara proses hukum, oleh karena itu kami akan buat ritual adat.

Sekarang saat, pengkhianat harus dimusnakan dari bumi Cendrawasih, agar terlihat rakyat Papua yang benar-benar memperjuangkan nasib rakyat bangsa Papua. Bahkan, saatnya tanah Papua di pimpin oleh penjabat yang bebas Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). (M)



Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

1 komentar for "DI PAPUA: INFORMEN KOLONIAL INDONESIA, DI KUTUK MELALUI RITUAL"

Music (Suara Kriting)

Followers