Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

FILOSOFI RUMAH TRADISIONAL WEST PAPUA 0 Comments

By WEST PAPUA
Wednesday, July 10, 2013 | Posted in , ,

Postedesain falsafah Papua, rumah Papua Konstruksi bangunan yang khas pada rumah tradisional Papua dengan fungsi setiap bagian yang berbeda satu sama lain mengandung unsur filosofis yang mengandung dengan nilai-nilai religi, kepercayaan, norma dan nilai budaya adat etnis Papua. Rumah tradisi Papua memiliki makna historis yang perlu dipelihara dan dilestarikan.

Akibat perubahan masyarakat dewasa ini, tradisi-tradisi lama cenderung ditinggalkan. Hal ini terjadi akibat perubahan pola pikir yang didukung oleh perubahan sosial dan lingkungan masyarakat. Begitu pula dengan rumah tradisi yang semakin jarang ditemukan. Masyarakat lebih nyaman membangun rumah dengan konsep modern atau tinggal di perumahan dan apartemen. Perubahan tersebut tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Maka tidak mengherankan apabila generasi mudah etnis Papua sendiri tidak mengenal secara mendalam tentang rumah adat Papua. Selain sulit untuk menemukan rumah tersebut di lingkungan tempat tinggalnya, sedikit sekali sumber informasi yang bisa mereka peroleh. Banyak bangunan bernilai historis berarsitektur Papua maupun etnis lain yang tidak terpelihara atau bahkan dibongkar karena tidak dapat difungsikan lagi dan diganti dengan gedung/bangunan modern.

Ketika membangun rumah orang Papua selalu diiringi doa dengan harapan agar tempat tinggalnya dapat memberi kebahagiaan dan kesejahteraan serta ketenangan hati bagi penghuninya.untuk itulah designnya selalu menggabungkan unsur fisik dan non fisik. Terjadi penerapan prinsip hirarki dalam pola penataan ruangnya. Setiap ruangan memiliki perbedaan nilai, ruang bagian depan bersifat umum (publik) dan bagian belakang bersifat khusus (pribadi/privat)

Uniknya, setiap ruangan dari bagian teras, pendopo sampai bagian belakang (pawon dan pekiwan) tidak hanya memiliki fungsi tetapi juga sarat dengan unsur filosofi hidup etnis Papua. Bentuk rumah tradisional Papua selalu berbentuk Persegi tiga/ berbentuk elip lingkaran yang bermacam macam jenisnya, namun selalu menerapkan prinsip yang sama, yaitu membagi ruangan menjadi lima bagian : Fungsi utamanya untuk tempat tinggal keluarga. Bagian ini selalu Mewariskan tanpa pembatas generasi kelanjutan.

Ini melambangkan hangatnya pribadi Papua yang senantiasa mewariskan/ Meningkatkan dan Rumah Adat Papua. Juga melambangkan (modif design custom home) Bangunan atau rumah tradisi tidak hanya dibangun sebagai tempat tinggal tetapi juga diharapkan membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi penghuninya melalui pernggabungan unsur makrokosmos dan mikrokosmos di dalam rumah tersebut.

Dengan demikian diharapkan keseimbangan hidup tercapai dan membawa dampak positif bagi penghuninya. Mendalami unsur filosofi dalam rumah tradisi Papua membuka kemungkinan usaha generasi mudah sebagai pewaris kebudayaan di masa yang akan datang untuk memelihara dan melestarikan warisan generasi pendahulunya.


Penulis : Ran Gobay, Kuliah di Yogyakarta

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "FILOSOFI RUMAH TRADISIONAL WEST PAPUA"

Music (Suara Kriting)

Followers