Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

Sejumlah Organisasi di Papua Bersatu, Menolak Daftarkan di Kesbangpol 0 Comments

By WEST PAPUA
Tuesday, December 4, 2012 | Posted in


Ilustrasi@Fb

Jayapura, M– Sejumlah organisasi di Papua mengatakan dengan tegas tidak akan mendaftarkan organisasinya di Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol) Provinsi  Papua. Mereka juga mengatakan bersatu dan siap mobilisasi rakyat Papua untuk melawan ketidakadilan.

Organisasi-organisasi itu adalah Solidaritas Hukum dan HAM Demokrasi Rakyat Sipil Papua (SHDRP), West Papua National Authority (WPNA), Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih, Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua (AMPTPI), dan Dewan Adat Papua (DAP).

Kata mereka, jika mereka daftarkan di Kesbangpol, maka akan terus ditekan. “Kami (organisasi) ada karena ada ketidakadilan negara atas Papua. Untuk apa daftar diri kepada orang yang membuat kebijakan-kebijakan yang keliru,” kata mereka dalam  jumpa pers bersama  di Abepura, Jayapura Senin, (3/12).

“Kami adalah organisasi yang melawan ketidakadilan dan pelanggaran HAM di Papua. kami tahu akan ditekan oleh Polda Papua. Tapi, kami telah menjadi satu dan akan memobilisasi masa yang lebih besar,” kata mereka.

Mereka mengatakan, akan melakukan aksi pada momen-momen bersejarah bagi bangsa Papua untuk menantang kebijakan-kebijakann yang keliru dan tidak pro  terhadap rakyat Papua.

Buka Akses Wartawan Asing
Mereka juga meminta kepada negara untuk hargai hargai kebebasan menyampaikan pendapat dan ekspresi rakyat Papua. Diminta juga, segera membuka akses bagi wartawan asing untuk datang ke Papua.
Dinilai, negara sengaja isolasi Papua dari jurnalis nasional dan asing.  Juga Polda Papua diminta memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) pada setiap momen aksi damai rakyat Papua.

Dikatakan, setiap aksi diberikan surat pemberitahuan tetapi Polisi di Papua tidak terbitkan STTP.
“Kami tidak pernah menginginkan adanya aksi-aksi anarkis di lapangan. Polisi Papua harus hargai rakyat Papua dan buka ruang demokrasi dengan memberikan STTP,” kata Yason Ngelia, Ketua BEM FISIP, Uncen.

Dalam keterangan pers itu, mereka juga menyesalkan aksi damai pada perayaan HUT Papua yang  disertai penangkapan atas ketua  KNPB Viktor Yeimo serta dua anggotanya. Juga, penangkapan satu warga negara asing asal Ukraina.

Termasuk penangkapan warga asing saat memotret aksi demo pada Februari 2012 lalu. (Hengky Yeimo/Agus Kadepa/MS)


sumber: majalahselangkah.com

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "Sejumlah Organisasi di Papua Bersatu, Menolak Daftarkan di Kesbangpol"

Music (Suara Kriting)

Followers