Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

MENGENANG 51 TAHUN PAPUA DALAM KOLONIALISASI INDONESIA 0 Comments

By WEST PAPUA
Tuesday, December 4, 2012 | Posted in

Ilustrasi@FB

Berdasarkan sejarah perjuangan bangsa West Papua pada 1 December 1961 West Papua sebagai sebuah bangsa merdeka, di atara bangsa di dunia yang berhak dan membentuk pemerintahan negara perangkat-perangkat negra sendiri sebagai sebuah bangsa merdeka.

Pembetukan perangkat Negra seperti New Gunea Raad (DPR), dan pemerintahan sementara dibawa pemerintah Belanda Ratu Juliana tersebut (Federal) sebagai negra bagian dari belanda. semuanya sudah terbentuk, baik peralian aturan undang-undang peralian belanda tersesebut-.

Tapi pada saat itu, Presiden Indonesia Pertama Sukarno sangat Abisius untuk merebut pulau Papua dari Belanda. Indonesia melakukan rapat di Jogjakarta dengan hasilnya TRIKORA (TIGA KOMANDORAKYAT) isinya perebutan dan pembebasan Irian barat dari tangan penjajahan belanda ke tangan penjajahan Indonesia.

hasil konfrontasi dengan belanda dalam KMB (Konfrensi Meja Bundar) wilaya Irian Barat di rebut oleh Indonesia atas perjanjian ketiga negra tersebut. antara Indonesia Amerika dan Belanda, keputusan Amerika terkait tambang Freeport tersebut.

setelah Papua berhasil masuk dalam Jajahan Pemerintahan Baru Indonesia Irian Barat masuk dalam jajahan baru Indonesia melalu PEPERA (referendum) berada dibaa todongan tersebut. wilyah papua secara sah masuk kedalan Indonesia.

Persoalan Ini tidak selesai, karena pemimpin pejuang nasionalisme papua yang di tanamkan Belanda mendirikan negara Papua cukup kuat. banyak terjadi pemberontakan perlaanan terhadap pemerintah Indonesia. karena kehadiran pemerintah indonesia bentuk penjajahn baru terhadap orang Papua yang terjajah dalam pemerintahan Indonesia.

Berbagai Oprasi pemerintah Indonesia di datangkan untuk memusnakan orang papua yg tidak setuju dengan pemerintah baru yang sangat biadab dan kejam. pemerintah Indonesia terus menangkap, menyiksa, mebunuh orang papua tidak ingin bergabung dalam pemerintahn Indonesia tersebut.

Para perjuang dengan Alasan Separatis, Pengacau stikma kriminalisasi di legalkan oleh pemerintah Indonesia untuk mebunuh dan menebak orang papua yang ingin medirikan negara Papua.

Berbagai operasi di lakukan secara sistimatis untuk mebunuh dan mengkap perjuang kemerdekaan sejak masuknya Indonesia kedalam Papua.

Keprihatinan kemanusia di papua sangat menyedihkan Penjajahan Indonesia terhadap orang papua. indonesia sudah berhasil mebunuh 500.000 orang papua. termasuk dalam pembunhan bentuk genocida terhadap orang papua yang betuk genocida terhadap orang Papua.

Lima tahjun terahir Ini juga bangsa papua di tindas oleh Pemerintah Indonesia dengan berbagai penebakan pembunuhan orang Papua di berbagai daerah melalu aparat keamanannya biadab dan kejam.

Paling terahir ada skenario penembakjan di kota Jayapura, skenairio ini dengan tujuan mengkap dan mebunuh para aktivis Papua KRP Kongres Rakyat Papua di bubarkan oleh aprat keamanan secara referesif brutalistas terhadap pejuang demokrasi tersebut, banyak yang terkena luka akibat pukulan aparat kemanan, terkenana tembakan dan tiga orang meningal. ini tidak ada proses hukum yang Jelas, bagi orang papua Indonesia tidak berdasarkan atas hukum. berbagai tindakan rresifitas aparat kemanan indonesia secara sistimatis tersebut.

juga terjadi teror di kota jayapura, skenario ini di lakukan aparat kemanan indonesia untuk menangkap aktifis papua, selama hampir 1 bulan lebih papua berada dalam situsi teror oleh kelopk tertentu. tujuannya untuk menagkan dan menebak aktivis papua. ketua I KNPB Komite Natinal Papua Bara di bunuh oleh pasukan elit Densus 88 dengan tuduhan mengacaukan dan meneror. padalah sampai sekarang ini tidak pernah terbukti tuduhannya.

Kapolda baru juga tak kalah mebuat Isu Bom, tuduhan aktivis papua melakukan bom di pos polisi wamena, setelah beberapa hari Tito Karnavian jadi kapoda Papua. skenaio ini berhasil menagkap aktivis Papua yang berada di Wamena, Timika dan aksi di Manakwari mendukung Pertemuan IPWP International Parlamentaran For West Papua di Ingris, aparat kemanan mebubarkan demo, menebak 1 orang dan memukul aktivis dengan brutalisme. tindakan burtalisme yang tidak mencerminkan kemnausiaan kebebeasan berdemokrasi tersebut, menujukan indonesia bukan negra baik, karena semua berhak menetukan kemerdekaan mereka.

terutama 51 tahun berada dalam nera kesatuan republik indonesia ini enuh dengan kekejaman terhadap orang papua. dalam berbagai tindakan mereka, mari kita renungkan, satukan hati, pikiran kami maju berjuang mebebaskan papua dari belengu penjajah. 

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "MENGENANG 51 TAHUN PAPUA DALAM KOLONIALISASI INDONESIA"

Music (Suara Kriting)

Followers