Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

35 TAHUN MAMBESAK 1 Comments

By WEST PAPUA
Tuesday, August 6, 2013 | Posted in , , ,

Kelompok seni Mambesak didirikan di Jayapura pada 5 Agustus 1978 - 5 Agustus 2013.  Berdirinya  “ MAMBESAK” hingga saat ini  Tiga Puluh lima (35) Tahun. Lagu-lagu Group Mambesak  masih asli didengar oleh masyarakat Papua pada umumnya.

Pemimpin   : Arnold C. Ap, Wakil  : Marhinny Md (Sawaki), Kordinator Musik : Sam Kapissa, Kordinator Tari  : Wolas Krenak, Kordinator Teknik  : Cos Ruhukail, Bendahara : Gusty Tethool, Pers/Dokumentasi : Berth Tanawani, Theater: Demmy Waryab Kurni, Distribusi : Athen Rumabar, Sekretaris : Jopie Kafiar

Anggota : Uslina Monim Thilda Letsoin, Telly Djopari, Jocke Wainggai, Marion Krey, Selvi Samber, Santje Wainggai, Opie kafiar, Nella Watofa, Jull Maniagasi, Etha Tabibiati, Esty Sawaki, Johana Jembise, Danny Mandowen, Jan Piet Ap, Mozes Mangge, Eki Hoor, Frans Rumbrawer, Ham Wambrauw, Eddy Mofu, Willy Kiryar,Wim Rumbiak, Andy Kawer, Enos Rumansara, Jos Kapissa, Paul Yam, Gus Ronsumbre (alm.), Jesaya Rumbiak (alm.), Sonny Werimon, Abner Watofa, Jopie Rumajau, Willy Mandowen, Andy Msen, danAbner Korwa

Seperti disebutkan dalam buku kantong−terbitan Lembaga Antropologi Universitas Cenderawasih, 1980, untuk melengkapi empat volume kaset Mambesak yang diluncurkan dalam ulang tahunnya yang ketiga, Kelompok Mambesak merasa terpanggil untuk harus bernyanyi. Maka sejak pendiriannya, kami mencoba tampil lewat tari, tawa, kata dan irama.
28 tahun silam, budayawan dan seniman Papua, Arnold Clemens Ap tampil dengan lagu-lagu bersama Grup Mambesak. Arnold Ap mampu mempersatukan, membangkitkan dan menemukan jati diri orang Papua yang mulai luntur akibat kolonialisme Belanda dan Indonesia.   “Arnold Ap mempersatukan orang Papua melului lagu. Orang Papua bersatu dalam kata, irama, dan perbuatan bersama mambesak,”kata Enos Rumansara salah satu pentolan Grup Mambesak yang juga dosen antropolog Universitas Cenderawasih di Jayapura, Kamis(26/4) dilansir tabloidjubi.com.
Arnold dan kawan-kawannya mampu mempersatukan orang Papua melalui lagu-lagu Mambesak dengan dua cara. Pertama, group Mambesak memciptakan lagu-lagu dari seluruh negeri Papua. Kedua, groud Mambesak menerima kiriman lagu-lagu dari kampung-kampung untuk melengkapi koleksi lagunya yang telah ada. Spirit Mambesak itu mampu mempersatukan orang Papua sehingga melahirkan satu kekhawatiran bagi pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia yang takut dengan kesatuan dan kebangkitan orang Papua melalui lagu-lagu Mambesak itu  mencurigai dan membunuh Arnold Ap.
“Arnold Ap dibunuh karena pasukan khusus tentara RI karena Arnol mempersatukan orang Papua. Arnol membawa orang Papua kepada jati dirinya yang sebenarnya melalui lagu-lagu Mambesak,”kata Herman Sufi, kordinator Forum Independen Mahasiswa. Proses pembunuhan terhadap tokoh Papua itu sangat tragis. “Arnold ditahan, disiksa dan dibunuh di pantai pasir dua oleh pasukan khusus tentara Nasional Indonesia pada 26 April 1984. (M/Admin)
Sumber: media online Papua

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

1 komentar for "35 TAHUN MAMBESAK"

Music (Suara Kriting)

Followers