Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI



Saya Mengintai Kamu !! Saya Mengintai Kamu !!

Translate

News

News

Alasan alasan kritis menolak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, 29 Januari 2013 0 Comments

By Mypapua
Tuesday, January 29, 2013 | Posted in

Selama kampanye mereka menggebu gebu dengan program hayalan, mereka tidak pernah sukses memimpin daerahnya terbukti dengan OTONOMI KHUSUS GAGAL DI PAPUA artinya ketika mereka jadi penguasa di kota, kabupaten bahkan parlemen mereka tidak mampu membuat strategi planning peningkatan Pembangunan Manusia Papua sehingga kemiskinan, kebodohan, minimnya pendidikan berkwalitas, rusaknya pelayanan kesehatan di kampung2 hingga kabupaten terlihat dari hancurnya pelayanan di pustu, puskesmas hingga rumah sakit sehingga mengakibatkan angka kematian masyarakat adat papua yang sangat tinggi, rusak pelayanan infrastruktur terutama jalur transportasi baik darat. Laut dan udara sehingga harganya tiket yg sangat sangat gila dan mahal, tidak mempunyai konsep ekonomi kerakyatan sehingga tidak ada jalur distribusi sembako yang murah bagi rakyat maupun sintem ketahanan pangan yang di bangun di daerah yg mereka pimpin. 

Berita berita buruk kegagalan mereka selama otsus selalu menjadi halaman utama pemberitaan media massa maupun elektoral. Yang berikut begitu banyak kejahatan kemanusiaan yang di lakukan aparatus militer selalu di legalkan oleh mereka, rakyat di bantai di luar proses hukum tidak pernah di proses dan di bantu oleh elit elit hitam keriting yang rakus jabatan itu. 

Mereka tertawa dengan pesta pora dengan Uang negara dan melegalkan pembantaiaan manusia Papua..mereka bagian dari elit2 papua yang melegalkan GENOCIDE di Tanah Papua. Banyak investasi asing yang merampas hak ulayat tanah adat rakyat justru di legalkan oleh pemimpin2 kotor itu. Hancurnya tatanan kultural di papua bisa terlihat dengan rusaknya budaya dan adat istiadat, ini tergambar jelas identitas budaya yang di hilangkan dan memaksakan identitas budaya lain, hancurnya generasi papua dengan portitusi ilegal putri putri papua di jalanan rela menjual diri mereka utk sesuap nasi dan perlengkapan ekonomi mereka, meningkatnya judi melalui pembiaran TOGEL yang justru memalukan dan membodohi dan membuat malas masyarakat adat papua.

Kerusakan Nilai Nilai sosial masyrakat adat papua adalah merupakan bagian dari kepemimpinan selama menjadi pemimpin2 yang banyak mimpi dan memakan uang Darah yang di namakan OTSUS. Tidak ada harapan sama sekali terhadap semua kandidat Gubernur dan Wakilnya, suara rakyat adalah suara Tuhan sehingga Memilih pemimpin bodoh dan rakus kekuasaan tidak di ijinkan oleh setiap kitab suci dalam agama. 
Lebih baik tidak memilih dan diam di rumah dan tempat masing2 daripada membuang waktu pikiran dan tenaga bahkan terlibat dalam konflik2 gila jabatan. Sudah banyak kasus pilkada2 di papua yang memakan korban nyawa yang tidak di pertanggungjawabkan oleh elit2 papua yang rakus jabatan itu.
Suara kamu, saya dan rakyat papua tidak akan mempengaruhi kegilaan mereka walaupun semua rakyat tidak memilih pasti tim sukses bersama kekuatan militer akan memilih mereka lebih baik TIDAK MEMILIH dari buang energi..
Tidak Memilih/BOIKOT adalah sikap yang tepat dan cerdas saat ini karena semua pemimpin dalam CAGUB dan WAGUB tidak memenuhi kritia dan Secara Umum GAGAL Membangun Papua yang sejahtera, adil, berbudaya dan Modern.
Hanya Mereka yang rakus uang dan rela menjual harga Diri mereka yang rela bertahan lapar dan membuang waktu utk memilih elit elit kotor dan rakus kekuasaan.
Dengarkan Pimpinan Rakyatmu Forkorus Yaboisembut, Edison Waromi, Filep Karma, Buctar Tabuni, Domminikus Serabut, Selpius Boby yang menyerukan BOIKOT PILGUB Papua karena bukan bagian dari cita cita pembebasan Rakyat Papua. Tokoh Tokoh Politik sudah menunjukkan komitmen mereka dengan menentang kebijakan Negara yang tidak menghargai Harkat dan Martabat Bangsa Papua.
Tugas kita saat ini bersama pemimpin politik Kita di dalam Penjara dan di kejar kejar di dalam hutan hutan dan di stigma separatis. Ingat Nelson Mandela, Xanana Gusmao, fidel Castro, Soekarno,dan banyak pemimpin dunia yang di cap separatis dan makar tetapi saat ini memimpin dan membebaskan Bangsanya.

"Bersatu Untuk Pembebasan Nasional'

Nasta' JUBIR Gerakan Rakyat Demokratik Papua

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "Alasan alasan kritis menolak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, 29 Januari 2013"

visit www.loogix.com

Music (Suara Kriting)

Followers