Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

UNESCO: Noken Papua jadi warisan budaya dunia 0 Comments

By WEST PAPUA
Tuesday, December 4, 2012 | Posted in



Pengrajin noken (unesco.org)
Jayapura- Noken, tas tradisional Papua ditetapkan sebagai warisan dunia dalam sidang Unesco di Paris, Prancis.
“Proses pembuatan noken membutuhkan keterampilan manual yang besar, perawatan dan rasa artistik, dan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menguasainya. Namun jumlah orang yang membuat dan menggunakan noken berkurang.” demikian rilis Unesco, tentang alasan untuk menetapkan Noken sebagai salah satu warisan dunia selain beberapa benda budaya dari beberapa negara yang dinominasikan dalam sidang warisan budaya dunia Unesco di Paris, Perancis, (4/12).
Unesco mencatat, selain faktor yang telah disebut sebelumnya, yang mengancam eksistensi noken, faktor lainnya adalah kurangnya kesadaran, melemahnya transmisi tradisional, penurunan jumlah pengrajin, persaingan dari tas buatan pabrik, bahan baku tradisional dan pergeseran nilai-nilai budaya.
Atas pertimbangan faktor-faktor itu, diputuskan bahwa Noken membutuhkan perlindungan mendesak sebagai warisan budaya dunia, seperti tercatat dalam file nominasi 00.619 Unesco, tentang nominasi Noken sebagai warisan budaya dunia.
Selain Noken yang dinominasikan oleh Indonesia, Botswana, Uganda, Ethiopia, Kenya, Kyrgyzstan, Lesotho dan Zimbabwe juga menominasikan budaya mereka untuk dijadikan warisan budaya dunia. Namun hanya Noken (Indonesia), Earthenware pottery-making skills (Botswana) dan Bigwala, musik dan tarian terompet dari kerajaan Busoga (Uganda) yang diputuskan sebagai warisan budaya dunia tahun 2012 ini.
Noken merupakan kerajinan tangan pengrajin Papua yang terbuat dari daun pandan, kulit kayu dan rumput.Noken biasanya dibawa di kepala untuk membawa barang kebutuhan sehari-hari, seperti hasil-hasil pertanian (sayuran, umbi-umbian, dan barang dagangan) ke pasar. Selain itu, noken juga biasa digunakan untuk membawa anak kecil maupun babi. (BM)
Sumber: JUBI

Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "UNESCO: Noken Papua jadi warisan budaya dunia"

Music (Suara Kriting)

Followers