Latest Stories

Subscription

FREEWESTPAPUANOW!

TOP 5 Most Popular Post

Recently Comments


    PILIHAN BERITA DISINI

Translate

News

News

KNPB Biak Peringati Hari Aneksasi 0 Comments

By WEST PAPUA
Saturday, May 12, 2012 | Posted in , , , ,


KNPBnews May 1, 2012 ,  Aksi demonstrasi yang dilakukan Komite Nasional  Papua Barat secara nasional dan menyeluruh di West Papua dalam rangka Hari Aneksasi bangsa West Papua juga dilaksanakan di Biak.
Komite Nasional Papua Barat Wilayah Biak pada tanggal 1 Mei 2012 mengadakan aksi demonstrasi damai yang dipusatkan di Bundaran Pasar Lama Biak dari jam 10.00 sampai 15.00 untuk menyatakan kepada dunia bahwa proses pengabungan
West Papua kedalam Negara Indonesia tidak sah dan Ilegal. Tanggal 1 Mei adalah hari Aneksasi bangsa West Papua, tanggal 1 Mei 1963 berdasarkan Perjanjian New York 15 Agustus 1962 Belanda sebagai bekas koloni di West Papua menyerahkan Wilayah West Papua kepada PBB yang disebut UNTEA, dan selanjutnya PBB ( UNTEA) menyerahkan wilayah West Papua untuk dikuasai oleh penjajah baru yaitu Negara Indonesia.
Eddy Hanasbey Sekretaris KNPB Biak dalam aksi  KNPB Biak itu,  mengatakan tanggal 1 Mei 1963 adalah bukti sejarah yang pahit, awal pemusnahan ras Melanesia di Papua Barat dan bukti hegemoni Amerika, Indonesia dan Belanda untuk terus menjajah, merusak, menangkap, memenjarahkan, menyiksa bahka
n sampai membunuh orang Papua tanpa kompromi.
Tanggal 1 Mei 1963 merupakan peristiwa sejarah yang pahit bagi rakyat Papua Barat yaitu tentang proses Penyerahan adminstrasi West New guines [West Papua] oleh Belanda Ke (UNTEA) PBB dan selanjutnya tanggal 3 Mei 1963 PBB Menyerahkan Wilayah dan bangsa Papua Barat kepada Republik Indonesia (NKRI) melalui cara, prosedur yang ILLEGAL dan TIDAK DEMOKRASI serta bertentangan dengan Hukum Internasional.
Dan Proses Pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat [PEPERA] pada tahun 1969 dilaksanakan hanya sandiwara politik untuk menutupi kesalahan dimata masyarakat internasional dan rakyat Bangsa Papua.
Peristiwa pahit ini, Indonesia terus melakukan manufer-manufer politiknya untuk terus membohongi Rakyat Papua Barat untuk terus menjadi bodoh dan bodoh sehingga Indonesia terus menguras harta kekayaan yang ada di atas tanah Papua, Indonesia juga terus melakukan pemobohongan publik kepada Dunia Internasional melalui kerja sama bilateral untuk terus menindas orang Papua dengan mengatakan bahwa 1 Mei 1963 itu sah dan demokrasi serta diakui oleh Dunia Internasional.
Lanjut Eddy Hanasbey mengatakan, Hari ini adalah tanggal 1 Mei 2012 – Komite Nasional Papua Barat Sebagai Media Nasional Rakyat Bangsa Papua diseluruh teritorial West Papua telah mengetahui betul dengan sak-sama bahwa sudah 49 (Empat Puluh Sembilan) Tahun lamanya Rakyat Bangsa Papua menjadi Objek kepentingan negara-negara penguasa Internasional.
Dengan demikian atas nama Tuhan Bangsa Papua, Alam Papua, Leluhur Bangsa Papua dan Tulang – belulang yang telah mendahului kami dalam arena Perjuangan, hari ini rakyat bangsa Papua dengan tegas menyatakan sikap secara terbuka bahwa;
  1. Rakyat Papua Barat dengan segenap jiwa dan raga telah menghidupkan kembali Dewan New Guinea Raad dengan sebutan Parlemen Nasional West Papua yang merupakan Badan Representatif rakyat Papua Barat menuju pembebasan Nasional West Papua.
  2. Rakyat Papua Barat dengan segenap jiwa dan raga sudah siap untuk menyelengarakan pilihan Politik Secara bebas [Ect Of Free Choice] melalui mekanisme Internasional yaitu REFERENDUM sesuai Prinsip – prinsip dan standar-standar Hukum Internasional.
  3. Integrasi Papua Barat kedalam NKRI pada tanggal 1 May 1963 adalah tidak sah sehingga Keberadaan NKRI diatas Tanah Papua maerupakan Ilegal, Sehingga segala bentuk system Pemerintahan Indonesia di atas tanah Papua harus dihentikan, ( Ungkapnya)
Aksi KNPB Biak itu dikawal ketat oleh Aparat Polisi ,dan seluruh kesatuan TNI di Biak dalam keadaan siaga tempat. Bupati Biak Numfor menghimbau kepada kedaraan angkutan Umum untuk tidak beroperasi ke perkampungan hingga pukul 13.00, hal ini membuat rakyat West Papua yang ada di perkampungan kesulitan transportasi turun Kota.
Sejumlah pasukan TNI  lengkap dengan senjatanya melakukan patrol pada pagi hari menjelang masa KNPB mulai berkumpul.
Masa KNPB Biak yang sedang pada pagi hari berkumpul  di Kampung Baru dihadang oleh Aparat Kepolisian dan melaran  membawa bendera kecil ukuran 6 x 12 cm berjumlah 100 lembar yang dipegan oleh masa demonstrasi.










Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "KNPB Biak Peringati Hari Aneksasi"

Music (Suara Kriting)

Followers